Showing posts with label buku. Show all posts
Showing posts with label buku. Show all posts

Monday, November 23, 2009

PELUNCURAN BUKU "100KATA"

Jangan lewatkan acara peluncuran buku 100kata!

Minggu, 29 November 2009
15.00-17.00

ak.'sa.ra bookstore
Jl. Kemang Raya 8B
Jakarta Selatan

Moderator: Rosmi Julitasari (Goodreads Indonesia)
Pembicara: Damhuri Muhammad (cerpenis & esais), serta para penulis 100kata



100kata adalah buku kumpulan cerita yang masing-masing terbentuk dari, tentu saja, 100 kata. Tidak lebih, tidak kurang. Mayoritas kisahnya sangat bernafaskan kehidupan urban, dengan isu-isu seperti twisted love, pembunuhan, broken families, akhir tragis, tetapi juga harapan, impian, dan komedi hitam dalam hidup. Secara keseluruhan, kisah-kisah dalam buku ini akan mencengangkan Anda, tapi, karena pendeknya tiap cerita, cukup ringan dinikmati tiap malam sebelum tidur.

Para penulis 100kata adalah delapan penulis lokal yang berkenalan lewat dunia maya di pertengahan tahun 2000. Awalnya, mereka hanya menerbitkan cerpen-cerpen 100kata mereka lewat sebuah blog. Namun, kemudian mereka memutuskan untuk menerbitkan cerita-cerita tersebut dalam sebentuk buku yang nyata. 

Setelah berbagai proses, akhirnya buku 100kata ini diterbitkan oleh Antipasti, disunting oleh Ronny Agustinus, dan diilustrasikan oleh ilustrator muda berbakat, Marishka Soekarna

   

Buku 100kata dapat dibeli di toko-toko buku besar terdekat Anda.

Ikuti update berita dari 100kata di Facebook, Twitter, Goodreads, dan blog.

Sunday, August 16, 2009

BUKU PERDANA ANTIPASTI: "RADIKAL ITU MENJUAL"

Radikal Itu Menjual: Budaya Perlawanan atau Budaya Pemasaran?
Joseph Heath & Andrew Potter
Diterjemahkan oleh: Ronny Agustinus & Paramita Ayuningtyas Palar
Diterbitkan oleh: Antipasti
Juni 2009 | ISBN 978-979-1790307 | i - viii + 437 hlm

"Buku yang berani ... Memprovokasi dan membuat Anda berpikir." (Guardian)

Anda merasa radikal memakai kaus Che Guevara ("menunjukkan sikap antikapitalis")? Atau dengan makan sayuran organik ("antimakanan cepat saji")? Atau dengan kembali ke spiritualitas Timur ("antimaterialisme Barat")? Apakah dengan itu semua Anda merasa sudah melawan arus dan menjauh dari masyarakat yang kian kapitalis dan konsumeristis?

JOSEPH HEATH dan ANDREW POTTER meruntuhkan mitos tentang radikalitas gaya hidup tersebut. Dengan argumen yang bernas dan gaya bahasa yang menohok, mereka tunjukkan bahwa "budaya-tanding" (hasrat untuk melawan arus, untuk jadi beda, untuk menjalani hidup alternatif) justru merupakan kekuatan utama pendorong kapitalisme dan konsumerisme kontemporer. Ide bahwa pemberontakan gaya hidup individual akan bisa mengguncang "sistem" justru telah semakin memapankan masyarakat konsumen yang hendak ditentangnya sendiri itu. Lebih parah lagi, ide-ide budaya-tanding juga telah mempengaruhi politik progresif dan memelencengkannya dari cita-cita awal memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

"Mengkaji dampak meluas politik budaya-tanding ... Mahasiswa kajian budaya pop, filsafat, dan konsumerisme akan merasakan manfaat dari analisa buku ini." (Journal of Popular Culture)